Visi dan Misi

VISI MISI DAN PROGRAM KERJA DESA LIMPUNG KECAMATAN LIMPUNG


VISI

Terwujudnya desa limpung yang aman, tentram,sehat, cerdas, berdaya saing, berbudaya ,maju dan berakhlaq mulia .

MISI

  1. Mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan desa Limpung
  2. Meningkatkan kesehatan, kebersihan desa serta mengusahakan jaminan kesehatan masyarakat  melalui program pemerintah
  3. Mewujudkan dan meningkatkan serta meneruskan tata kelola pemerintahan desa yang baik
  4. Meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat desa dan daya saing desa
  5. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan mewujudkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan program lain untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa, serta meningkatkan produksi rumah tangga kecil
  6. Meningkatkan sarana dan prasarana dari segi fisik, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kebudayaan di desa
  7. Meningkatkan kehidupan yang harmonis, toleran, saling menghormati dalam kehidupan berbudaya dan beragama di desa Limpung
  8. Mengedepankan kejujuran, keadilan, transparansi dalam kehidupan sehari – hari baik dalam pemerintahan maupun dengan masyarakat desa

PROGRAM KERJA

  • BIDANG PEMERINTAHAN

Pemerintahan desa merupakan unit terkecil dari pemerintahan nasional, dimana berbagai permasalahan dimulai dari desa. Untuk ituh pemerintahan desa harus solid, akuntabel, profesional, amanah serta ramah dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Untuk mencapai hal  tersebut diatas dan menciptakan pemeritahan yang baik (Good Government) perlu dilakukan beberapa hal ;

Pembenahan Aparatur Pemerintah Desa

Aparatur pemerintah desa Limpung perlu dibenahi dan dibina agar masing-masing bidang dapat berfungsi dengan baik dan melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing, sehingga tidak tejadi tumpang tindih tugas. Dengan demikian diharapkan aparatur desa akan mendapat kepercayaan dari masyarakat.

1. Peningkatan Pelayanan Publik

Pelayanan terhadap masyarakat perlu ditingkatkan sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh pelayanan sesuai dengan kebutuhan dengan tidak membeda-bedakan status dalam masyarakat, sepanjang pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat tidak bertentangan dengan norma-norna dalam masyarakat dan hukum yang berlaku.

2. Transparansi Keuangan

Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Kepala Desa dan aparaturnya, masalah keuangan harus transparan (terbuka). Transparansi keuangan yang dimaksud adalah dimana masyarakat harus mengetahui sumber-sumber keuangan yang didapat dengan pengalokasianya minimal satu kali dalam setahun dan membuat laporan kepada BPD dan disosialisasika kepada masyarakat melalui RT.

3. Sinergisitas dengan BPD

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang anggotanya merupakan tokoh/wakil masyarakat dan sebagai mitra sejajar Kepala Desa serta penampung aspirasi masyarakat harus diajak musyawarah terutama menyangkut masala-masalah yang strategis terhadap pembangunan didesa. Selan itu BPD juga dapat diminta pendapat sesuai dengan tugas dan fungsinnya.

  • BIDANG PEMBANGUNAN

Pembangunan pada hakekatnya adalah mengadakan perubahan terhadap sesuatu dari yang tidak/kurang baik menjadi baik, dari yang tidak manfaat menjadi manfaat dan dari rusak menjadi bagus. Pembagunan ada dua macan yaitu pembangunan mental atau Akhlak dan penbangunan Fisik.

1. Bidang Pembangunan Akhlak

Pembangunan akhlak diarahkan untuk menjadi manusia yang berahlaqul karimah sehingga dalam menghadapi tantangan hidup bisa di atasi dan di mengerti dalam ilmu agama ,di dorong dengan SDM yang memedahi , belajar agama pakai sistim android dan modern Sarananya adalah pengajian-pengajian diskusi-diskusi keagamaan, hal ini perlu mendapat perhatian serius terutama generasi muda untuk menghadapi tantangan jaman yang semakin berat.

2. Bidang Pembangunan Fisik

1) Pembanguan Sarana Transportasi

Pembangunan sarana transportasi diiarahkan untuk menjaga perekonomian masyarakat yaitu dengan pengaspalan jalan , Jalan Beton , Drainase Jalan dan pelebaran jalan sempit agar transportasi hasil pertanian lancar dan menekan biaya angkut.

2) Pembangunan Sarana Kesehatan

Pembanguna sarana kesehatan antara lain Puskesdes dan  Posyandu

Posyandu Balita dan Posyandu Lansia

3) Pembangunan  Sarana Keamanan

Pembanguna sarana Keamanan antara lain Pengadaan POSKAMLING di setiap dusun.

4) Pembangunan Sarana Pendidikan

Pembangunan sarana pendidikan diarahkan kepada pendidikan formal dan non formal. Pendidikan formal antara lain TK, SD/MI, SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi. Sedangkan pendidikan non formal diantaranya Kelompok Bermain, TPA, PAUD dan Pondok Pesantren .

5) Pembangunan Sarana Olahraga,

Pembangunan sarana olahraga antara lain lapangan sepak bola, lapangan futsal, lapangan dan Pembangunan Gor Untuk Bulu Tangkis dan Volly..

6) Pebanguan Sarana Seni dan Budaya

Bidang seni : Pengadaan alat – alat seni tradisional seperti Kuda Lumping , Musik Angklung ( CNR ) , Handoh dll.

Bidang Budaya : Pembanguna tempat ibadah (mushola/mesjid), Pebanguan atau rehab rumah tidak layak huni.

3. Bidang Perdagangan dan Pertanian

Sebagian besar penduduk Limpung adalah hidup dari Perdagangan  Untuk itu wajar apabila Ekonomi di pasaran mendapat perhatian serius. Selain Perdagangan Desa Limpung berpotensi dibidang Pertanian. Yang perlu ditingkatkan pada bidang ini antara lain :

  • Penyuluhan kepada para petani
  • Pengaturan air untuk pertanian
  • Membentuk/mengoftimalkan kelompok Tani

4. Bidang Indrustri Kecil dan Kerajinan

Indrustri kecil dan kerajinan berpotensi untuk bisa meningkatkan perekonomian. Hal ini perlu dibina dan dikembangkan untuk lebih maju lagi, salah satunya dengan membentuk koperasi pengrajin yang dikelola secara propesional serta mengupayakan bantuan dana dari Departeman terkait.

  • BIDANG SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN

Bidang sosial dan kemasyarakatan meliputi :

  1. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa : Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD)  adalah  lembaga kemasyarakatan yang bertujuan menggerakan dan mengembangkan partisipasi, gotong royong dan fungsinya.
  2. Pembinaan Kinerja RT dan RW : Rukun Tetangga (RT) merupakan pemimpin yang paling bawah dan paling dekat dengan masyarakat. Permasalahan-permasalahan muncul dilingkungan masyarakat sehingga keberadaan RT,dan RW. Perlu dibina dalam menyelesaikan masalah dilingkunganya.
  3. Pembinaan Generasi Muda : Pembinaan generasi muda sangat penting karena generasi muda adalah pemilik negara dimasa yang akan datang. Oleh karena itu yang sangat penting menbina akhlak melalui pengajian-pengajian, ceramah agama, diskusi keagamaan melalui wadah Remaja Mesjid, Karang Taruna dan yang sejenisnya. Selain akhlak generasi muda harus kuat fisiknya yaitu melalui pembinaan olah raga, melalui wadah Karang Taruna, Club-club olah raga, yang semuanya untuk mendukung dan berperan dalam memajukan desa Limpung yang lebih maju dan mewujudkan Kota Emping Limpung yang semakin mendunia.
  4. Pembinaan PKK : PKK merupakan wadah pembinaan ibu-ibu diharapkan peranya dalam masyarakat dapat meningkatkan peran ibu dalam mendidika anak, meminimalisir kenalan remaja, pergaulan bebas kekerasan terhadap anak. Karena ibu adalah pendidik anak yang pertama dan utama dalam keluarga, sehingga ketika anak remaja meskipun Anak Gaul  tapi berakhlak mulia.
  5. Lembaga lain : Lembaga lain yang berada di desa harus dapat menberikan kontribusinya terhadap kemajuan pembangaunan Desa Limpung

1).     Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), BUMDes merupakan badan profit yang harus mampu meningkatkan PAD. Lembaga ini belum berfungsi karena belum ada modal sehingga perlu diupayakan modal dan penguatan kelembagaannya Insyaallah BUMDES Arta Makmur desa Limpung kedepan pasti akan maju dan semakin berkembang.

2).     Paguyuban Pengusaha Desa Limpung, Paguyuban Pengusaha sudah banyak memberikan konstribusi yang besar terhadap pembangunan di desa Limpung .

 

Kepala Desa Limpung

 

 

SUPRIYADI

 

 

Facebook Comments